Formulir Kontak

 

Puisi Cinta Untuk Kekasih

Untuk Kekasih


Kutulis kata ini, kala langit begitu berseri
Bagai kicau burung di pohon kedondong
Karena keriangannya mencari ulat tak berdaya
Induk semang ikut bersuka
Seperti Rakhwana berdama Dewi Shinta
Kicauan burung itu menambah keriangan sang jelita

Kasih.....
Aku tak bisa berpantun atau berpuisi
Yang kutulis semata pujian dari hatiku

Kasih.....
Jiwaku terkungkung, bagai Affandi yang bergulat
Aku ada di sebuah kamar yang sunyi, sendiri
Kulihat di depanku sekuntum mawar yang selalu melambaikan daunnya

Setiap aku melangkah untuk mendekati, bermaksud mencium kelopaknya
Sebuah tirai antasaku berkata "Kau belum berhak, tunggulah!"
Ah.... aku tersenyum sendiri, malu akan keberanian diri
berani melangkah tanpa indahkan tahta kesucian
adakah harapan keampunan itu?
Ya,........... ada.........

Kasih.......
Ada hatiku keinginan sangat untuk  segera menghisap mawar itu
Mawar langka yang hanya ada satu

Mawar hijau berseri, ungkapan harapan yang selalu menanti
Mudah-mudahan esok ada hujan yang bisa menyuburkan mawarku
Saat ini kupersiapkan lahan di pekarangannku untuk sang mawar

Ah...alangkah bahagianya diri
bisa merawat dan mencintanya....
ya.......mencintanya....

Kasih.
Harapan untuk selalu bisa menjagamu
selamanya.............


Total comment

Author

Tsaqif Muhammad

0   komentar

Cancel Reply