Formulir Kontak

 
SUMBER KEHIDUPAN

Air jatuh, ke bumi
Air jatuh, berulang kali
Jarak yang jauh ditempuh
Tapi tak mengeluh
Hewan membutuhkan pemilik
Kala daun berguguran, kupu-kupu pergi ke gunung
Tak bisa ku tampik
Kala melihat air, aku termenung


Aku butuh air sebagaimana tanaman,
yang tumbuh ke atas, karena air.
Hidup yang mengalirkan jiwa, karena air.
Bukan fatamorgana.
Bumi butuh engkau disana.

Air mengalir, hingga menusuk tulang sanggurdi
Aku mengundang kau datang ke bumi

Untuk mengindahkan bumi pertiwi.



- TMR
line: @jqc8798z

Total comment

Author

Tsaqif Muhammad

Puisi Indonesia 2016

Ku Ingin Pergi




Kurasa kita sudah tak seperti madu dan lebah
Yang tak terpisahkan

Malam jauh, Jarak dekat yang terasa jauh
Aku ingin mengaduh
Tetapi bulan kehabisan sinar
Aku pun tak bingar

Lepaskan aku…
Ku ingin pergi jauh…
Tanpa rapuh

Jangan dekap aku
Biarkan aku

Pergi…




-TMR

Total comment

Author

Tsaqif Muhammad
Bulan Ramadhan



Insan-insan bersorak, pertanda ia datang
Burung-burung berkicau, pertanda ia datang
Hembusan angin menerpa dinding rapuh

Siapa mencari dosa?
Siapa mencari pahala?

Bulan tersenyum, manusia mencari
Ia yang menyinari insan disini

Bulan yang berkah




-TMR

Total comment

Author

Tsaqif Muhammad

Puisi Cinta tentang Rokok

Gulungan Tembakau




Penolakan dari berbagai insan, Membuat gulungan tembakau tak pupus
Asap... Asap...
Sangat mengusik jiwa, jiwa yang sendiri
Tapi dia tetap tegar dan tetap ada


Asap dan Gulungan Tembakau, bagai sepasang kekasih
Yang selalu mendekap
Jauh, dekat, selalu mendekap
Apakah kita bisa? seperti rokok dan asap


Karena, aku ingin kita, kan slalu bersama
Dalam jarak dekat atau jauh

Itu saja…


TMR

Total comment

Author

Tsaqif Muhammad

Contoh Puisi Cinta tentang Kopi

Pahit Kopi

Aroma pekat tercium dalam-dalam
Hitam pekat melekat dalam jiwa
Hati ini menjadi pekat
Selepas kau menghilang
Terbawa aroma pekat kopi

Rasa hati tak bisa luntur
Aku butuh penghibur

Getir...
Rasa  hati dan rasa Kopi
Yang tak bisa luntur dalam jiwa

Ku ingin hempaskan rasa ini
Rasa yang getir bercampur masam
Rasa hati yang pekat, karena kopi


Suasana yang kelam, menyelimuti diri
Diri terpaku karena kopi
Kopi yang membuat seperti ini, sendiri
Sendiri aku menerpa suasana ini


Ku ingin terhidar, dari suasan dan aroma ini
Yang membuatku jenuh




Total comment

Author

Tsaqif Muhammad